Ujaran Kebencian Terhadap Masnah Busro, Ditindaklanjuti

Share This Story !

Exist Jambi News, Muaro Jambi – Menyikapi komentar atas sebuah akun Mangunsong S, terhadap sebuah berita melalui Media Online, Ketua MPC PP (Pemuda Pancasila) Muaro Jambi Aidi Hatta di dampingi oleh Secab MPC dan dari berbagai Kabid, OKK, Buruh dan juga Pengurus PWM mengadakan pertemuan, Rabu (11/11/2020), membahas kemungkinan adanya ujaran kebencian yang ditujukan kepada Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro.

Komentar yang disampaikan Akun Mangunsong S yang mengomentari sebuah berita Online “Sebaiknya Mati Saja. Manusia Tidak Tau Diri. Sudah Dipilih Menang, Berulah Pulo. Dasar Manusia Binatang”, membuat geram Ketua MPC PP, ujaran kebencian ini bukan saja ditujukan kepada Bupati Muaro Jambi , tapi juga sekaligus Dewan Kehormatan DPC PP Muaro Jambi.

Ketua MPC PP (Pemuda Pancasila) Muaro Jambi Bung Aidi Hatta di dampingi oleh Secab MPC dan dari berbagai Kabid, OKK, Buruh dan juga Pengurus PWM menyatakan kegusarannya.

“ Pernyataan yang disampaikan Akun Simangunsong S, sudah diluar batas etika dan kesopanan, sangat menghina pejabat daerah sekaligus orang yang kami angkat sebagai Dewan Kehormatan bagi keluarga besar di DPC Pemuda Pancasila”. Ujarnya

Lebih lanjut Aidi Hatta menegaskan dihadapan wartawan “ Pemuda Pancasila Muaro Jambi akan mengambil sikap tegas terhadap persoalan ini, baik secara hukum ataupun dengan cara lainnya, sehingga persoalan ini bisa cepat selesai” tegasnya.

Selain akan melaporkan akun Simangunsong S kepada fihak berwajib langkah berikutnya ketua MPC PP Muaro akan menemui Ketua DPRD Muaro Jambi dan Badan Kehormatan nya yang berkaitan dengan salah satu anggota dewan dari fraksi PPP tentang pemberitaan dari media pamayung.com.

Dalam mengomentari berita Pamayung.Com, salah satu anggota Dewan, Indra Gunawan, telah mengeluarkan komentar yang tidak sesuai dengan tufoksinya.

“Sebagai anggota dan wakil rakyat atau legislatif itu adalah mitra kerja bupati untuk bersama membangun Kabupaten Muaro Jambi ini bukan malah memperkeruh suasana,” ungkap Aidi Hatta.

Seperti yang dimuat Berita Online Pemayung, anggota Dewan Indra Gunawan. dari Fraksi PPP menyatakan, “Saya selaku dewan sangat perihatin atas perilaku Bupati Masnah terhadap masyarakat. Seharusnya sebagai kepala daerah kita harus tahu apa saja keluhan masyarakat nya bukan membodoh-bodohi mereka”

Aidi Hatta juga meminta agar bahasa atau ucapan dari anggota legislatif dari fraksi PPP untuk menyikapi berita tersebut, harusnya lebih elegant dan sesuai dengan posisinya sebagai dewan terhormat, namun menurut Aidi Hatta , kalimat yang digunakan anggota dewan itu sangatlah tidak pantas sebagai mitra pemerintah.

. “Perbuatan ini tidak menyenangkan dan sebelumnya Ketua Aidi Hatta mengatakan bahwa kalau beliau akan terus menyikapi masalah ini sampai tuntas,dan melayangkan surat ke Kapolres untuk meminta ijin menemui Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi pada Kamis (12/11/2020) hari ini ” ujarnya.

Persoalan yang berawal dari Berita Online Pemayung.Com, yang mengangkat soal buruknya kinerja Bupati Muaro Jambi hingga mengecewakan hampir seluruh masyarakat Kabupaten Muaro Jambi, mengeluhkan hancurnya infrastruktur jalan di desa mereka dan menjastice, Bupati Muaro Jambi Pembohong dan pembual.

Keluhan yang disampaikan langsung oleh salah satu tokoh masyarakat Dusun Plangki Desa Sei Landai Kecamatan Mestong Muaro Jambi, Wagirin, ia meminta kepada sang Bupati Masnah Busro untuk stop membodohi dan membohongi masyarakat yang ada di pedesaan.

“Kami minta agar Bupati Masnah serius dalam membangun infrastruktur jalan yang menjadi keluhan hampir di seluruh masyarakat desa di Muaro Jambi, kami minta kepada Ibu Bupati, tolong stop bohongi kami warga desa. Memang kami dari desa tapi kami tahu bohong itu tidak mencerminkan seorang pemimpin yang baik,” ungkap Wagirin.
Ungkapan Keluh kesah masyarakat tersebut langsung direspon oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muaro Jambi, Indra Gunawan.

“Saya selaku dewan sangat perihatin atas perilaku Bupati Masnah terhadap masyarakat. Seharusnya sebagai kepala daerah kita harus tahu apa saja keluhan masyarakat nya bukan membodoh-bodohi mereka,” tegas Indra Gunawan.

Bantahan berita yang dimuat oleh media online Pemayung.com, diperoleh dilapangan dan mendapat penjelasan warga Mestong, yang mengaku tidak pernah sebut seluruh desa di Muaro Jambi mengeluh dengan Bupati Masnah Busro.

Dalam berita yang dimuat, Tokoh masyarakat Mestong Wagirin, yang pernah diberitakan oleh Pemayung.com menyatakan Bupati selalu bohongi warga Muaro Jambi itu, ternyata tidak demikian, Wagirin menyatakan warga yang mengeluh itu, adalah hal yang biasa. Dan tidak semua keluhan tersebut harus dipenuhi oleh Bupati” jelasnya, saat dimintai keterangan.

“Ya kan yang namanya masyarakat itu kan banyak permintaan, dan Bupati juga tidak semua permintaan masyarakat itu harus dituruti. Itu kan tidak mungkin,” kata Wagirin saat dikonfirmasi di kediaman di Dusun Plangki Desa Sei Landai Kecamatan Mestong Muaro Jambi, Rabu (11/11/2020).

Selanjutnya, Pria yang usut punya usut adalah Mertua dari Wartawan Pemayung.com itu, juga sama sekali tidak berbicara kalau Bupati bohong kepada media ini. Apalagi, membodohi masyarakat seperti yang ada dalam pemberitaan tersebut.
Selain itu, Ia juga mengatakan bahwa yang menjadi keluhannya tersebut adalah terkait ucapan Bupati, yang bilang ingin memperbaiki jalan kawasan Sungai Landai itu beberapa waktu lalu.

“Kemarin Bupati ada turun ke sini, kalau tidak salah bulan 10. Dia bilang mau menurunkan alat, tapi sampai bulan 11 ini belum juga,” ucapnya.

Namun Wagirin mengakui bahwa ada material yang diletakkan di kawasan jalan, yang ingin diperbaiki Bupati Masnah tersebut.
“Setelah Bupati bilang mau baikin jalan ini, di luar itu memamg tumpukan kerikil di jalan itu, tapi belum jelas, dari informasinya memang untuk jalan, tapi sampai sekarang belum ada pergerakan, memang kemarin kan Bupati positif Covid-19 juga, mungkin karena itu,” akuinya.

Tak hanya itu saja, Wagirin juga Bantah Berita Pemayung.com, tentang ucapannya yang menyatakan bahwa semua warga desa di Muaro Jambi, kecewa dengan bupati, buktinya, saat disinggung desa mana saja yang mengeluh terhadap kinerja Bupati Masnah Busro tersebut, Wagirin cuma menyebutkan satu Desa saja yakni Desa Sei Landai.

“Oh desa itu. ini kan jalan Sei Landai ini jalannya menuju 3 dusun, seperti Kampung Tengah, Sungai Jirek, Plangki. 3 Dusun lah, Desa nya Sei Landai lah. Saya tidak ada mengatakan kalau itu tiga Desa, atau seluruh Desa,” terangnya.

Dari sisi lain, saat wawancara berlangsung, Wagirin juga tidak pernah menyebut bahwa Bupati itu selalu bohongi masyarakat, atau membodohi warga desa.

Dirinya hanya berharap, jalan itu bisa segera diperbaiki dan dilakukan pengerasan. Karena menurutnya, jalan di sebuah desa adalah denyut nadi warga.“Ia kita masyarakat ini kan berharap, agar jalan ini diperbaiki,” singkatnya.

Terlepas dari itu, Mertua Wartawan Pemayung.com ini juga mengetahui, bahwa Dinas PUPR Muaro Jambi lagi memperbaiki jalan Ladang Panjang.
“Kalau Ladang Panjang sudah bagus. Mungkin PU itu sudah Ladang Panjang, baru disini,” tukasnya.

Menyikapi soal isi berita Pamayung.Com, Muklhlis Zulkarnain, mewakili Masnah Busro akan melayangkan somasi terhadap fihak media, beberapa saat setelah adanya sikap DPC PP terhadap, pelaporan Akun Simangunsong S ke Fihak berwenang.

“Dengan berita yang tak sesuai dengan fakta dan informasi dari nara sumber yang diberitakan Pamayung.Com, bupati Muaro Jambi akan lakukan Somasi dan teguran terhadap pihak media”

Lebih lanjut Mukhlis Zulkarnain, memberi ruang fihak Pamayung untuk menjelaskan atas berbedanya berita yang disampaikan dengan sumber berita.

“Namun Bupati Muaro Jambi akan memberi kesempatan kepada pihak calon tersomasi untuk berbuat sesuatu atau menghentikan dan mengkoreksi berita yang telah diekpose” Jelasnya. (Yazid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *