Tragedi Lorong Wahyu – Daeng Koding : Korban Orang Baik, Ini Kesalah Fahaman Saja

Share This Story !

EXISTJambi News, Jambi – Peristiwa yang menggemparkan, kasus pembunuhan yang terjadi di Lorong Wahyu gang Bumi Putera Thehok (16/09/2020) malam, mendapat tanggapan dari tetangga korban.

Daeng Koding, warga yang bertetangga dengan korban, juga mengenal dekat dengan pelaku dalam peristiwa tersebut.

Bahkan tak menyangka peristiwa sadis dan berakhir dengan kematian itu, bisa terjadi di kampungnya, karena secara pribadi daeng Koding sangat mengenal istri korban, korban dan pelaku, karena memang mereka bersosialisasi dan baik dengan tetangga.

“ Saya tak menyangka kejadian ini terjadi dengan tetangga kami, karena saya kenal baik dengan mereka, memang pelaku pekerjaannya tidak tetap, jadi penghasilannya kadang ada, kadang tidak, dalam kondisi seperti itu, uluran tangan korban yang selalu membantu keluarga pelaku ketika  mengalami kesusahan,  saat  mereka masih bertetangga bersebelahan rumah, sebelum pelaku dan istri pindah ke Lorong Badar” ujar Koding yang disapa daeng ini bertutur.

Saat dipertanyakan soal ada nya kemungkinan peristiwa itu, di picu oleh persoalan asmara terlarang antara istri  korban dan pelaku, dengan yakin daeng Koding menjelaskan.

“ Sayo sebenarnya kaget juga mendengar peristiwa itu, karena sebagai tetangga dekat, tak pernah kami mendengar selentingan soal perselingkuhan ini, sayo yakin itu hanyo salah tanggapan bae dari si Lay (pelaku sering dipanggil), “ ujar Koding.

Menurut daeng Koding, informasi yang di dapat, sebelum peristiwa itu terjadi, Istri pelaku mengajak ke rumah korban untuk menyelesaikan kesalah fahaman suaminya dengan sang korban, namun sang istri tak mengetahui kalau suami punya niat lain.

“ Saya yang turut mengamankan pelaku saat  peristiwa itu terjadi, bahkan saya sempat merebut senjata yang digunakannya, saat pelaku melarikan diri, peristiwa itu begitu cepat terjadi, saat pelaku dan istri sampai di rumah korban, korban membuka pintu, belum terjadi komunikasi antara pelaku dengan korban, pelaku langsung menghujamkan berkali kali senjata ketubuh korban, tanpa sempat korban menyelamatkan diri” urai Daeng Koding menceritakan peristiwa itu.

Dengan peristiwa itu, sebagai tetangga,  Daeng Koding sangat menyesalkan kejadian itu bisa terjadi kepada tetangganya, kebaikan memang kadang ditafsirkan lain, apalagi itu  jika sudah dibawa oleh hati, bukan fikiran sehat.

“ Saya sangat menyesalkan kejadian itu bisa terjadi kepada orang orang yang saya kenal baik, apalagi korban, selama saya bertetangga, tak pernah ada cerita miring soal Safril, kebaikannya dengan tetangga, siapapun dia tak diragukan lagi, namun kebaikan memang kadang sering salah ditafsirkan lain, apalagi itu  jika sudah dibawa oleh hati, bukan fikiran sehat.” Ujar Daeng Koding datar sambil menarik nafas .

. Jurnalis : Eko

Editor : Syahril Hannan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *