Ratu Mas Nina : Anugerah Pahlawan Nasional, Alhamdulillah Untuk Rakyat Jambi

Share This Story !

ExistJambiNews, Jakarta – 10 November 2020, adalah hari bersejarah diberikannya anugerah Pahlawan Nasional Bagi Putra Jambi,Raden Mattaher.

Bertempat di istana Presiden, Presiden Republik Indonesia  Joko Widodo menyerahkan Penganugerahan Pahlawan Nasional kepada 6 Pejuang dan Tokoh Indonesia, yang dilangsungkan pada Selasa (10/11).

Keenam tokoh tersebut adalah Sultan Baabullah dari Provinsi Maluku Utara, Macmud Singgirei Rumagesan – Raja Sekar dari Provinsi Papua Barat, Jenderal Polisi (Purn) Raden Said Soekanto, Tjokrodiatmodjo dari Provinsi DKI Jakarta.Arnold Mononutu dari Provinsi Sulawesi Utara, MR. SM. Amin Nasution dari Provinsi Sumatera Utara, dan Raden Mattaher Bin Pangeran Kusen Bin Adi dari Provinsi Jambi.

Penghargaan yang luar biasa ini, dianugerahkan kepada Raden Mattaher oleh pemerintah Republik Indonesia, yang langsung diterima Cucu Raden Mattaher, Ratumas Siti Aminah.

Dalam kesempatan itu, Ratu Mas Aminah, mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh masyarakat Jambi dan penganugerahan yang diterima Datuk Raden Mattaher Bin Pangeran Kusen Bin Adi adalah ditujukan untuk seluruh Masyarakat Jambi.

“Penganugerahan ini, Alhamdulillah ditujukan bukan saja untuk Datuk saya Raden Mattaher Bin Pangeran Kusen Bin Adi, tapi untuk kita semua masyarakat jambi” ujar Ratu Mas Aminah dengan syukur dan rasa bangga.

Ratu Mas Aminah atau lebih akrab di sapa sebagai Ratu Mas Nina, sebagai cucu dari Pahlawan Nasional Raden Mattaher, juga mengucapkan terimakasih yang tak terhingga, terhadap Walikota Jambi, Syarif Fasha, yang turut berjuang untuk penganugerahan Pahlawan Nasional ini.

“Bapak Syarif Fasha, walikota Jambi , punya andil besar dalam penganugerahan ini, sejak 5 tahun lalu, sayo sebagai Cucu Raden Mattaher  dengan membawa tulisan dan kajian tentang perjalanan seorang Raden Mattaher mendapat respon yang baik dari Bapak Fasha untuk diusulkan ke pemerintah Republik Indonesia menjadi Pahlawan Nasional” kenangnya saat itu.(Yazid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *