Program 200 Juta Satu Desa CE-Ratu, Lebih Real dan Tepat Sasaran

Share This Story !

EXISTJambiNEWS, Batanghari – Dua Kabupaten di Provinsi Jambi, Muaro Jambi dan Batanghari, telah di jelajah Tim Mandiri CE – Ratu yang tergabung dalam Relawan Taruna Cerah, dengan di motori oleh Navid, SH , menemui masyarakat hingga pelosok perdesaan disetiap Kabupaten.

Perjalanan TIM RTC, menyelusuri pedesaan di Kabupaten Muaro Jambi, hingga kepelosok pelosok, bersama Paslon Nomer 1, Cek Endra, Minggu (8/11/2020) menjumpai masarakat desa , Perjalanan Safari Silaturahmi Cek Endra bersama Tim Relawan Taruna Cerah berjalan baik, walau kondisi jalan yang dilewati sebagian rusak dan berlumpur, bahkan guyuran hujan dan kerasnya angin sempat menerpa ketika usai jumpa warga di desa Mingkung Jaya Muaro Jambi.

Tim RTC dan rombongan yang di motori Direktur Relawan Taruna Cerah, Navid, SH,terus bergerak dalam dua kabupaten  mengunjungi beberapa desa di Kabupaten Batanghari, dan salah satu desa yang terjauh adalah Bulian Baru.

Navid, SH, sebagai ketua rombongan, memaparkan akan visi misi Calon Gubernur Drs. Cek Endra, tentang program 200 Juta setiap Desa, untuk memajukan perekonomian masyarakat desa, dengan menggerakan dan meberdayakan potensi setiap daerah masing masing, baik potensi pertanian , perikanan atau sumber produksi ekonomi lainnya seperti UMKM.

 “ Cek Endra, akan memprogramkan 200 Juta setiap desa, dan langsung diserahkan kepada kepala desanya, hingga sampai kemasyarakat, tanpa harus melalui kecamatan, dan hal ini saya anggap sebuah program yang paling tepat  sasaran bagi masyarakat pedesaan” jelas Navid di salah satu penjelasannya.

Penjelasan soal adanya dana bantuan 200 Juta per desa, sempat dipertanyyakan dengan salah satu program yang sama dari salah satu paslon, yaitu program 2 M, 1 Kecamatan, dengan pertanyaan ini, Navid, SH lebih memaparkan lagi, soal program 200 Juta per Desa.

“2 Milyar, 1 Kecamatan juga program yang bagus, namun program ini diserahkan perkecamatan dan bukan langsung ke desa, dan biasanya 1kecamatan terdiri paling sedikit 15 Desa, bahkan bisa 20 desa, jadi secara kalkulasi, program 200 juta yang akan diluncurkan Cek Endra, saya pikir lebih baik, karena diserahkan langsung ke desa, dan jumlahnya tetap, tak berkurang 200 Juta” paparnya.

Dalam Tanya jawab, dan menggali aspirasi dari masyarakat tersebut, terlontar juga  dari salah satu penduduk  yang menyatakan kekecewaannya, tentang tak tersentuhnya pembangunan infra struktur berupa jalan yang sudah hampir 30 tahun,  baik dari pemerintah Kabupaten maupun provinsi, dan menyatakan Desa Bulian Baru adalah Desa yang teraniaya.

“ sayo Dadang pak, lah dari kecik sayo tinggal di Desa Bulian Baru ini, sayo sebuat Desa sayo ini Desa Teraniayo, gimano idak, dari dulu jalan yang menuju desa sayo ini dak tersentuh nian pembangunan jalanny, dak sekali duo kali, warga yang sakit parah yang nak berobat ke Muaro Bulian, ado meninggal di jalan, kareno terlambat  mendapat pertolongan,  memang nyawo urusan Allah, tapi kalau jalannyo rusak parah, dan berjam jam di perjalanan, biso jugo jadi sebab kematian” keluh Dadang, dengan kondisi desanya.

“Sayo berharap, jika Cek Endra, jadi Gubernur, sayo ingin jalan jalan di Desa Bulian Baru ini, biso jadi prioritas pembangunan oleh pak Cek Endra, semoga pak Cek Endra dapat menjadi gubernur Jambi” lanjut Dadang, disambut “Aamiiin”, serentak oleh warga lainnya. Guna terus menyerap aspirasi masyarakat dan terus meningkatkan Usaha ekonomi produktif  , Rombongan RTC  terus menyusuri dari  Desa Bulian Baru, Desa Tranjaya, Desa Meranti  melalui dan Desa desa sekitarnya melalui  Tanaman  Hutan Raya, yang sekali sekali berlintasan dengan SAD. (Yazid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *