Pedagang Menjerit,14 Hari Tugu Keris Ditutup Dan Berlaku Jam malam

Share This Story !

EXISTJambiNews ,Kota Jambi – Hasil rapat yang dipimpin oleh Wakil Walikota Jambi, Dr.dr. H. Maulana, MKM dan dihadiri seluruh unsur Forkompinda, Camat dan lainnya (Senin, 28/09/2020) kebijakan yang diambil, yaitu memperketat kembali relaksasi, baik dibidang ekonomi, dan sosial kemasyarakatan. Menghentikan segala aktivitas Area Publik yang berada dalam kewenangan Pemerintah Kota Jambi, termasuk tempat wisata kuliner Tugu keris,car free day, car free night, kegiatan olahraga, unjuk rasa, kampanye dan lain-lain. Lalu menghentikan sementara resepsi pernikahan baik yang di gedung maupun yang di rumah- rumah, kecuali pada saat pemberlakuan ini, sebelumnya sudah mendapat izin dari Gugus COVID-19 Kota Jambi.
“Yang sudah terlanjur diberi izin, akan disurati kembali. Setelah keputusan ini berlaku, tidak diperbolehkan acara resepsi nikah. Tapi tetap berlaku protokol kesehatan yang ketat, tidak ada kursi dan jamuan untuk tamu. Tamu datang memberi ucapan selamat langsung pulang. Tidak duduk dulu, nyanyi, dan lainnya,” tutur Maulana. “Mulai malam ini tim akan turun, berpatroli, dan saya harapkan bisa tegas Karena sekarang bukan lagi tahap sosialisasi tapi sudah tahap penindakan,” katanya. Dia menyebutkan, penindakan tegas akan terus dilakukan bagi tiap pelanggar protokol kesehatan dalam wilayah hukum Kota Jambi. “Tak usah lagi itu suruh pushup atau apa itu, langsung denda. Karena tahap sosialisasi sudah selesai,” pungkasnya. Menutup sementara segala aktivitas area publik yang berada dalam kewenangan pemkot Jambi, termasuk di Tugu keris, dari pantauan jurnalis existjambinews. Com , terlihat sejumlah Petugas SATPOL PP, menyampaikan informasi pemberlakuan jam malam dan penutupan Tugu keris 14 hari ke depan. Dan lampu Tugu keris, air mancur, dan lampu hias warna warni taman pun turut di matikan. Sejumlah pedagang mengeluhkan kebijakan ini, “harus nya mall juga di tutup lah jangan pedagang kecil terus yang jadi korban”, ujar buyung. ” Kami ini sudah susah dan hanya mencari makan dari sini lah, kami dak tau harus gimana lagi, sementara jualan tidak boleh ” ujar aldy.
Sementara Camat Kota baru di hub melalui telpon membenarkan hal tersebut di harapkan semua pedagang bisa mematuhi dan melaksanakan anjuran ini, untuk kebaikan kita bersama guna mencegah Covid 19,ujar fengky ananda. Menghentikan sementara segala aktivitas atau tempat usaha yang berkaitan dengan hiburan malam (Pub, karaoke, cafe dan sejenisnya) Menghentikan sementara resepsi pernikahan baik yang digedung maupun yang di rumah, kecuali pada saat pemberlakuan ini, sebelumnya sudah mendapat izin dari gugus tugas covid-19 kota Jambi. Sedangkan akad nikah tetap diperbolehkan di KUA Kecamatan atau rumah peribadatan. Pengetatan kembali aktivitas ibadah pada tempat-tempat ibadah yang dikoordinir oleh kementerian agama kota Jambi. Pemberlakuan Jam Malam sampai pukul: 21.00 wib. Penindakan tegas akan terus dilakukan bagi tiap pelanggar protokol kesehatan dalam wilayah hukum kota Jambi. Jurnalis : Oman rohman NH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *