Nasroel Yasier :Tuntaskan Kasus Ketok Palu, Agar Pemimpin Baru dan Rakyat Tak Lagi Tersandera

Share This Story !

ExistjambiNews, Jambi – Surat Perintah penyidikan yang beredar sejak (30/10) terhadap 4 tersangka baru kasus Ketok Palu DPRD Provinsi, ramai  jadi perhatian

KPK dikabarkan Kembali menetapkan empat orang tersangka baru terkait kasus suap ‘uang ketok palu’ pengesahaan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018, keempat tersangka baru tersebut, yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi periode 2014-2019.

Keempat tersangka yang berinisial AEP, F, WI, dan ZA,  ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat perintah penyidikan tanggal 26 Oktober 2020 yang ditandatangani oleh pimpinan KPK Firli Bahuri selaku Ketua.

Menyikapi berkenaan dengan ditetapkannya empat tersangka kasus korupsi yang melibatkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Jambi periode 2014-2019, Komite Advokasi Daerah/KAD Provinsi Jambi mendesak KPK segera menuntaskan kasus OTT yang melibatkan para petinggi Jambi ini.

Menurut Ketua KAD, Nasroel Yasier, hal ini disebabkan Provinsi Jambi pasca Pilkada 2020 akan memiliki pemimpin baru dan rakyat tidak lagi tersandera dengan kasus yang menarik perhatian Indonesia.

“Sebagai bagian dari masyarakat provinsi jambi, komite Advokasi Daerah meminta KPK , segera menuntaskan persoalan korupsi yang tidak saja menyita perhatian masyarakat Jambi, namun sudah jadi pembicaraan nasional, dan paska Pilkada 2020 ini, kami berharap semua kasus gratifikasi yang melibatkan hampir seluruh anggota DPRD Provinsi dan juga gubernurnya, dapat terselesaikan.” Desak Nasroel Yasier.

“KAD sebagai perpanjangan tangan KPK akan bersinergi dengan KPK, untuk menekan dan mencegah, agar kasus korupsi dan grativikasi di provinsi jambi, tak terulang kembali di masa mendatang” harap ketua KAD optimis.

KAD yang merupakan perpanjangan tangan KPK untuk program pencegahan korupsi dan grativikasi sangat berharap kasus dapat selesai sebelum pelantikan Gubernur Jambi April 2021. (Yazid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *