Nasroel Yasier : Soal Dukungan Boleh Netral, Namun Sebagai Warga Negara yang Baik Mari Kita Gunakan Hak Politik

Share This Story !

EXISTJambiNews, Jambi –  Perhelatan Pemilihan Gubernur Jambi 2020, menyisakan 3 Pasangan Calon Gubernur, Cek Endra – Ratu Munawaroh, Al Haris – Sani dan Fachrori – Syafril, dan menghentikan langkah Fasha – AJB, karena kurangnya kursi, sebagai syarat wajib untuk maju di Pilgub mendatang.

Dihadapan para wartawan , Timses dan Relawan, Fasha mengungkapkan, terhentinya Walikota Jambi ini untuk maju, karena faktor politik dan non politik, banyaknya yang mempresepsikan gagalnya Sy. Fasha maju ini, juga di karenakan fokus kepada kesehatan sang putra yang dalam 2 bulan terakhir itu harus di rawat di Jakarta, karena sakit.

Tidak majunya Sy. Fasha menjadi hal yang sangat tidak terduga, karena dari hasil 5 lembaga survey, semuanya memenangkan Walkota yang memperoleh puluhan penghargaan dan pembangunan infra struktur yang begitu pesat.

Dampak lain, adalah para pendukung sang Walikota yang kini bingung menentukan pilihan karena sudah begitu berharap untuk menjadikan sang idola, menjadi Gubernur Jambi, kondisi ini menjadikan Timses lain “berebut” dukungan untuk para para pendukung Fasha, mengalihakan dukungan kepada mereka.

Bahkan terdengar kabar, dari beberapa timses, yang siap untuk Golput atau menjadi Coblos 33, hal yang tidak biasa terjadi disetiap Pilkada,  Tindakan golput memang sah secara hukum, sesuai dengan pasal 28 UUD dan Pasal 23 UU tentang HAM. Pasal 28 UUD berisi apa – apa saja yang dianggap hak asasi tiap manusia, sementara pasal 23 UU HAM berisi : “(1) setiap orang bebas untuk memilih dan mempunyai keyakinan politiknya; (2) setiap orang bebas untuk mempunyai, mengeluarkan dan menyebarluaskan pendapat sesuai hati nuraninya, secara lisan dan atau tulisan melalui media cetak maupun elektronik dengan memperhatikan nilai – nilai agama, kesusilaan, ketertiban, kepentingan umum dan keutuhan bangsa.”

Hal ini saat disampaikan dan meminta tanggapan Nasroel Yasier, salah satu Juru Bicara Pemenangan Fasha – AJB, menyatakan.

“Soal dukungan boleh netral , tetapi sebagai warga negara yang baik mari kita gunakan hak hak politik dengan cara memilih pada pilkada 2020, “ ajaknya

Sebagai orang yang ikut berperan dalam penyatuan dan pergerakan dalam timses Fasha, Nasroel Yasier tetap mengajak para relawan dan Timses untuk andil memberikan suara di Pilgub 9 Desember mendatang .

“ Kepada semua timses dan loyalis Fasha, walau bersikap netral dengan kata lain tidak terlibat dalam timses paslon, namun tetap menentukan dan menggunakan hak pilih dan hak suara, untuk serta mencoblos di Pilgub mendatang” lanjutnya.

Nasroel Yasier juga memaklumi, untuk Timses Fasha – AJB, berperan aktif maupun pasif untuk turut mensukseskan pesta demokrasi 5 tahunan tersebut, adalah pilihan mutlak pribadi masing masing.

Demikian himbauan Nasroel Yasier mantan juru bicara Sy.Fasha pasca tidak majunya ikut kontestasi perebutan BH 1 pilgub 2020. ()

Wartawan : Putra Hijrah

Editor : Yazid. Sid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *