Ketua Persit Koorcab Rem 042 Mengajak Pelajar Untuk Disiplin Mematuhi Protokol Kesehatan

Share This Story !

ExistJambi News ,Jambi (KOREM 042 GAPU) – Upaya disiplin warga untuk menerapkan protokol kesehatan sangat dibutuhkan dalam memutus mata rantai penularan. Melihat, penularan virus Covid -19 masih terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Ketua Persit KCK Koorcab Rem 042 PD II Sriwijaya, Ny. Dewi Zulkifli saat mendampingi Danrem 042/Garuda Putih Brigjen TNI M. Zulkifli, S.I.P, M.M meninjau pelaksanaan program Bedil (Belajar Dari Koramil) di Koramil 07/Sei. Manau, Kodim 0420/Sarko. Kamis (22/10’2020).

Lebih lanjut, Ny. Dewi menyampaikan bahwa disiplin menjadi indikasi terhadap dampak terjadinya kasus penularan. Ia menyampaikan bahwa disiplin untuk mematuhi protol kesehatan harus dikuatkan oleh semua pihak. 

“Kita sudah waktunya untuk saling mengingatkan, sudah waktunya untuk berupaya saling melindungi agar, pemutusan rantai ini bisa dilaksanakan dengan efektif.  Patuhi protokol kesehatan. Ikuti berita tentang Covid-19 ini dengan saluran-saluran yang benar,” lanjut Ny. Dewi.

Menurutnya, dengan penguatan disiplin protokol kesehatan, Ny. Dewi meyakini penularan Covid-19 dapat lebih terkendali dengan cepat.

Pada kesempatan itu, Ny. Dewi mengingatkan bahwa kemungkinan masih ada kasus positif yang belum teridentifikasi dan berada di tengah masyarakat. Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci untuk menjawab kemungkinan yang paling benar agar tidak tertular. 

“Setiap orang harus mematuhi untuk menjaga jarak. Setiap orang harus mematuhi untuk menggunakan masker dengan cara yang benar, dan setiap orang harus rajin mencuci tangan. Kalau, tidak, maka, akan sangat mungkin untuk terinfeksi dan kemudian akan menambah kasus positif,” katanya.

Terakhir, Ny. Dewi berpesan kepada para siswa dan para guru, harus tetap semangat dan tetap menjaga kesehatan serta harus disiplin mematuhi Protokol Kesehatan.

Sumber : Penremgapu

Jurnalis : Oman R NH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *