Joni Ismed : Perintah Langsung dari Fasha Untuk Memenangkan CE-Ratu di Kota Jambi

Share This Story !

ExistJambi News, JAMBI- Terjawab sudah, arah dukungan Fasha di Pilkada serentak , persaingan tiga pasangan calon Gubernur -Wakil Gubernur merebut dukungan semakin ketat.

Salah satu daerah yang menjadi pusat pertarungan adalah Kota Jambi. Sebagai Ibukota Provinsi, pasangan CE-Ratu, Fachrori-Syafril dan Haris Sani berusaha keras bisa memenangkan petarungan di Tanah Pilih Pesako Betuah ini. Karena rasanya kurang afdol memenangkan Pilgub, tapi kalah di pusat provinsi.

Makanya, untuk memenangkan pertarungan, berbagai cara dan strategi dijalankan para paslon. Salah satunya adalah merebut dukungan Wali Kota Jambi Syarif Fasha. Pasca gagal ikut berkompetisi di hajatan Pilgub Jambi 2020, Fasha masih memiliki pengaruh kuat.

Sebagai penguasa, dia memiliki semua infrastruktur untuk memenangkan salah satu paslon di daerah kekuasaannya. Mulai dari basis massa, tim sukses yang sudah teruji dan militan hingga ke tingkat RT. Selain itu, sebagai kepala pemerintahan, Walikota Kota Jambi dua periode itu juga punya pengaruh kuat terhadap Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkup pemerintahan yang dipimpinnya.

Pertanyaannya, kemanakan arah dukungan Fasha? Sebagai Walikota Jambi, Fasha sudah menegaskan posisinya netral. Namun secara pribadi, Fasha belum menyatakan secara terus terang mendukung salah satu paslon. Meski demikian, secara inplisit sebenarnya sudah bisa ditebak kemana dukungan Fasha berlabuh.

Fakta di lapangan saat ini sebagian besar tim (inti) sukses dan loyalis Fasha memberikan dukungan dan beragabung dalam bariasan tim pemenangan CE-Ratu. Diantaranya Joni Ismed, anggota DPRD Kota Jambi yang terkenal sangat dekat dan sangat loyal ke Fasha. Kemudian, Zirmanto dengan tim OKS (Organisasi Keris Siginjai) nya. Lalu, Tim Srikandi Fasha, Tim Cerah Bangkit, Tim Konco Fasha, Milenial Lancang Kuning dan banyak lagi.

Di luar itu, ada juga sebagian tim Fasha yang bergabung ke bariasan Fachrori-Syafril dan Haris-Sani. Namun, mereka dinilai banyak pihak hanya secara pribadi, tanpa membawa massa. Sementara yang bergabung dengan CE-Ratu adalah tim tim inti yang merupakan representasi Fasha.

Joni Ismed, salah seorang loyalis Fasha menegaskan bahwa mereka mendapat perintah langsung dari Fasha untuk memenangkan CE-Ratu di Kota Jambi. Atas dasar itulah, dia bersama sejumlah tim inti dan lolalis Fasha bergabung ke barisan pasangan nomor urut 1. ‘’ Kita diperintahkan pak Fasha untuk membangkit Kota Jambi hingga menjadi CERAH,’’ katanya.

Seperti diketahui, Jambi Bangkit adalah jargon Fasha-AJB ketika menjadi bakal calon gubernur-wakil gubernur. Keduanya akhirnya gagal maju karena kurang dukungan partai. Sementara CERAH adalah jargon dari pasangan Cek Endra-Ratu Munawaroh.

Menurut Joni, fakta Fasha mendukung CE-Ratu sudah tak terbantahkan lagi. Bahkan Posko tim pemenangan Fasha, Jambi Bangkit diberikan ke tim CE-Ratu. Kini posko tersebut berubah nama menjadi Jambi Cerah Bangkit. ‘’ Jadi tak diragukan lagi pak Fasha mendukung CE-Ratu,’’ tegasnya.

Joni juga menegaskan, Fasha masih kader Golkar. Tidak mungkin sebagai kader, Fasha akan mendukung paslon yang bukan diusung Golkar. ‘’ Garis partai kan sudah jelas. Sebagai kader Golkar sudah pasti pak Fasha mendukung CE-Ratu yang diusung Partai Golkar. Saya jamin,’’ kata anggota DPRD Kota Jambi yang berlatar belakang aktivis ini.

Pengamat politik dari Universitas Jambi, Citra Darminto mengakui Fasha masih memiliki pengaruh kuat terhadap arah dukungan pemilih pada pemilihan Gubernur -Wakil Gubernur Jambi 2020. Menurut dia, Fasha merupakan salah satu orang yang menjadi King Maker atau tokoh dibalik layar yang bisa mempengaruhi hasil Pilgub Jambi. Khususnya di Kota Jambi.

Namun, lanjut Citra, sikap Fasha saat ini belum tegas mendukung salah satu pasangan calon. Walapun dia sebagai kader Golkar Provinsi Jambi dan didapuk sebagai Dewan Pengarah dalam Tim Koalisi partai CE-Ratu.

Citra juga menilai pergerakan Fasha belum kelihatan dan masih samar-samar. Meski loyalis atau orang-orang terdekatnya telah banyak bergerak mendukung CE-Ratu. ” Saya melihat dukungan beliau secara personal masih abu-abu. Saat ini politikus senior Golkar itu belum secara terang-terangan mendukung CE-Ratu,” ujarnya.

Menurut Citra, sikap Fasha tersebut dapat memakluminya. Karena dia masih aktif sebagai Walikota Jambi. “Faktor lain beliau masih berduka, sehingga konsentrasi dan fokus beliau tidak menonjol dalam kontestasi Pilgub Jambi,” sebutnya.

Namun, lanjut Citra, pergerakan tim Fasha dan loyalisnya di partai sudah banyak bergerak memenangkan CE-Ratu. Secara tidak langsung ini merupakan representasi Fasha, baik secara personal maupun kepartaian. ‘’ Ini dapat diartikan sebagai sinyal dari Fasha bahwa beliau sudah bergerak mendukung CE-Ratu. Walaupun beliau sendiri secara personal belum secara terang-terangan menunjukkan dukugannya ke pasangan nomor 1,” jelasnya.

Selain sama sama kader Golkar, banyak faktor lain yang bisa ditarik menjadi alasan Fasha mendukung CE-Ratu. Sebagai Walikota Jambi, Fasha sangat berkepentingan dengan Gubernur terpilih nanti. Untuk membangun Kota Jambi yang merupakan ibukota Provinsi Jambi, menjadi pusat perdagangan dan pariwisata akan tersendat dan tidak berjalan mulus apabila kebijakan pemerintah kota tidak klop dengan Pemerintah Provinsi nantinya.

Dari rekam jejak digital, selama ini selalu terjadi ketidakcocokan kebijakan yang dibuat pemrerintah kota dengan Provinsi Jambi. Bahkan acap kali, kebijakan Pemerintah Kota Jambi kurang didukung pemerintah Provinsi. Hal ini sudah berlangsung lama. Bahkan sejak tiga gubernur dan tiga walikota terdahulu.

Salah satu contoh, misalnya soal tata ruang. Pemerintah kota menginginkan kawasan Danau Sipin harus dirubah Perda-nya. Begitu juga hal lain seperti pelebaran jalan, mestinya beberapa jalan dalam kota Jambi pelebarannya diserahkan ke pemerintah kota teknis dan pelaksanaannya. Bahkan dalam hal tertentu terkesan ada “perang dingin” antara gubernur dan walikota.

Ke depan gubernur dengan walikota harus bersinergi dan saling mendukung, agar ibukota Provinsi Jambi menjadi kota Metropolitan, perdagangan dan jasa. Dari beberapa calon gubernur yang ada saat ini, sepertinya hanya Cek Endra paling klop bersinergi dengan Sy Fasya.

‘’Hubungan kedua tokoh ini sangat baik, karakter maupun jiwa kepemimpinannya sama sama memiliki visi untuk memamajukan pembangunan dan kesejahteraan warganya. Yang satu dengan Jambi CERAH nya dan yang satu Jambi BANGKIT nya,’’ kata Zirmanto, Loyalis Fasha terkenal dengan tim OKS nya.

Dari sisi politik, bila ditarik sedikit ke belakang, Fasha juga memiliki histori yang kurang mengenakkan dengan partai pengusung Fachrori-Syafril dan Haris-Sani. Kegagalan Fasha maju di Pilgub Jambi tak lepas dari “permaian partai” yang kini mengusung dua paslon yang menjadi rival CE-Ratu. ‘’ Sedikit banyak, masalah partai ini bisa merembet ke hubungan personal dengan paslon. Makanya, dari beberapa peristiwa itu, wajar saja Fasha akan mendukung calon gubernur yang memiliki histori baik dengan dirinya sehingga bisa mendukung pembangunan di Kota Jambi ke depan,’’pungkanya.(JL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *