Cek Endra Bersama Timses RTC Bersilaturahmi Kelima Desa Muaro Jambi

Share This Story !

 ExistJambiNews, Muaro Jambi- Perjalanan Safari Silaturahmi Cek Endra bersama Tim Relawan Taruna Cerah berjalan baik, walau kondisi jalan yang dilewati sebagian rusak dan berlumpur, bahkan guyuran hujan dan kerasnya angin sempat menerpa ketika usai jumpa warga di desa Mingkung Jaya Muaro Jambi.

Perjalanan menemui masyarakat Muaro Jambi di 5 titik pertemuan, bukan hanya sekedar menemui warga, kemudian menyampaikan misi dan visi dan berakhir dengan mengajak untuk mencoblos No 1 , namun yang terpenting H. Cek Endra lebih mengetahui kondisi infrastriktur dan lingkungan wilayah yang dikunjunginya, seperti buruknya jalan dan permasalahan kepemilikan lahan bagi petani yang ada di muaro Jambi dan persoalan masyarakat lainnya.

Desa Tangkit lama

Diawali dengan kunjungan di Desa Tangkit lama, rombongan Cek Endra, sampai di Ponpes Miftahul Najah, pukul 08.30 WIB dan langsung di sambut pimpinan pondok pesantren Kyai Haji Ahmad Fauzi Al-Barbasy

Kehadiran H. Cek Endra, langsung disambut oleh Kyai Haji Ahmad Fauzi Al-Barbasy ,Dewan Guru dan Staf Pondok Pesantren Miftahul Najah.

  “Ahlan wa Sahlan pak Cek Endra…” sambut Kyai Haji Ahmad Fauzi Al-Barbasy saat Calon Gubernur No 1 ini melangkah di teras kediaman pimpinan ponpes, dengan senyum ramah,Cek Endra langsung duduk lesehan bersama Dewan Guru  dan pengurus ponpes di teras rumah sang kyai.

Terungkap dalam percakapan antara Cek Endra dan Kyai Ahmad Fauzi terbangunnya  ponpes dengan hasil swadaya dan  baru berjalan 3,5 tahun.

“Mohon dukungan agar kami diberi kekuatan untuk mencetak para santri, dan guru guru yang mengabdikan dirinya untuk kemashlatan bersama dapat terus berjuang melahirkan santri santri yang cerdas dan berguna dunia dan akhir” harapan yang disampaikan di hadapan H. Cek Endra.

“ Mewakili keluarga besar ponpes, sayai sangat berterimakasih atas kunjungan silaturahmi ini, mudahan silaturahmi ini membawa faedah bagi kita semua,”katanya.

Kyai mengaku sedang menata ponpes. Di sinilah, kata dia, sarana pembentukan karakter.

“Sebagai pengelola kami doakan semoga bapak haji Cek Endra sukses dalam ikhtiarnya,”katanya.

Kyai sempat curhat kepada Cek Endra. Ia menyebut kondisi ponpes yang masih memprihatinkan, fasilitas serba terbatas, karena semuanya masih swadaya. Belum ada bantuan pemerintah.

Sementara Cek Endra mengaku takjub melihat kondisi ponpes, yang belum genap 4 tahun berdiri.

“Ini sudah sangat luar biasa,”katanya.

“Apalagi ini dikelola dengan dana swadaya,”lanjutnya.

Diakui Cek Endra, pemerintah memang harus hadir untuk memastikan majunya sebuah ponpes. Tanpa kepedulian pemerintah, kata Bupati Sarolangun itu, gerak kemajuan ponpes pastilah berjalan pelan.

Semasa di Sarolangun, Cek Endra menaruh perhatian serius pada ponpes, puluhan pesantren dikembangkan di masa kepemimpinannya.

“Karena ponpes adalah medium pencetak akhlak dan moral anak-anak. Di sinilah tempatnya pemerintah harus hadir, tak boleh alpa,”kata Cek Endra.

Sekali lagi, ia bangga dengan ponpes yang baru lahir ini. Tapi, inovasinya sudah sangat luar biasa.

“Kembangkan terus. Saya sangat mensupport,”Semangat dari Cek Endra, mengakhiri pertemuan di Pondok pesantren Miftahul Najah.

Desa Sungai Gelam

Usai bersilaturahmi di Pondok Pesantren Miftahul jannah, Rombongan H. Cek Endra yang di damping tim RTC melanjutkan perjalanan ke ke Desa Sungai Gelam.

Sampai di Posko Pemenangan Sungai Gelam rombongan di sambut barisan tim yang berlokasi di sebuah rumah toko di RT 11, Sungai Gelam.

Subur, Korcam CE-Ratu Sungai Gelam dengan logat Jawa mengajak timnya untuk berjuang hingga tetes darah penghabisan, untuk memenangkan CE-Ratu.

 “Bagi kita, kemenangan CE-Ratu harga mati. Waktu sudah pendek. Ayo bergerak….”kata Subur, lugas, padat.

Sementara, Cek Endra dalam sambutannya, mengajak para tim dan relawan untuk menggunakan sisa waktu untuk terus dari pintu kepintu, berjuang dan menggunakan sisa waktu untuk lebih aktift lagi bergerak untuk memenangkan CE – RATU tanpa meninggalkan etika dan santun, serta tetap menjaga silaturahmi dengan warga yang berbeda pilihan.

“Bergeraklah, turun ke TPS masing-masing, mari kita bersama sama  menangkan CE-Ratu, namun tetap jaga silaturahmi, usung saja program dan misi visi kita kemasyarakat, bicara jujur, hindarkan umbar janji  ”kata Cek Endra.

Cek Endra meminta barisan tim tetap berpedoman pada aturan yang telah ditetapkan KPU dan protocol Covid – 19 serta menguasai aturan agar jangan ikut tergiring dengan isu miring dan black campaign.

Cek Endra lantas bercerita tentang latar belakangnya, yang merupakan tokoh yang lahir di sebuah desa, bernama Mandiangin. Ia besar dan sekolah di sana.

Masa remaja ia pindah ke kota Jambi. Tinggal di kosera dan sekolah di SMEAN 1 Jambi. Selepas tamat ia merantau ke Jogja, kuliah dan lanjut kerja.

Di usia muda Cek Endra sudah melalangbuana keliling dunia. Ia dipercaya Tugu Pratama sebagai manager. Hingga akhirnya pulang ke Sarolangun menjadi Wakil Bupati dan lanjut Bupati selama dua periode.

Berniat  turun di laga Pilgub. Cek Endra berikhtisr untuk mengurusi rakyat. Di Muaro Jambi ini, ia berkomitmen untuk membangun sport center di Sungai Gelam, dengan fasilitas super lengkap.

Lahannya sudah ada. Tinggal political Will gubernur untuk mewujudkannya.

“Insyallah kedepan Jambi siap jadi tuan rumah PON. Syaratnya, Sport Center sungai Gelam ini mesti terwujud,”ujarnya.

Jika cita-cita ini terealisasi, Cek Endra haqqulyakin ekonomi warga Sungai Gelam ikut terangkat.

“Efeknya, sungai Gelam ini akan maju. Pasti,”tegasnya.

Cek Endra menyebut rencana sport center itu merupakan salah satu program yang akan disiapkannya pasca terpilih.

“Insyallah Sungai Gelam akan dikenali di level nasional. Karena ada Sungai Gelam sport center,”katanya.

Masih di Tangkit, Sungai Gelam, Cek Endra dan rombongan mampir ke rumah pak Dadang. Di sana, ia bersilaturahmi bersama tim se Kecamatan Sungai Gelam.

Ahlul bait menjamu Cek Endra dengan suguhan kudapan hasil pertanian rakyat. Ada rebusan ubi kayu, lemper, pisang dan jeruk.

Cek Endra tampak bahagia. Ia bersyukur bisa bertemu bersama barisan tim pemenangan.

Dalam sambutan singkatnya, Cek Endra mengajak tim untuk merapatkan barisan. Ia membakar semangat tim untuk terus bergerilya hingga hari pencoblosan.

“Solidkan komponen tim. Ayo dor to dor sosialisasikan CE-Ratu ke warga,”katanya.

Khusus untuk sungai Gelam, Cek Endra punya permintaan khusus.

“Saya harap daerah ini menjadi lumbung suara,”tegasnya.

Sebab, kata dia, Muaro Jambi termasuk wilayah tak bertuan.Tak ada kandidat  gubernur asal Muaro Jambi.

“Samperin warga. Ayo semangat. Cita-cita kita mewujudkan Jambi Maju m kami mewakafkan diri untuk mensejahterakan rakyat,”ujarnya.

Cek Endra akan memastikan menjadi pemimpin yang selalu hadir di tengah masyarakat. Pemimpin yang hati dan telinganya mendengar keluh-kesah rakyat.

“Saya memastikan warga Jambi tak lagi menjadi penonton. Harus berdiri di atas kaki sendiri,”ujarnya.

Ia lantas bercerita ihwal cita-citanya untuk membangun industri hilir.

“Sebagai Gubernur, saya ingin bagaimana potensi besar di Jambi bisa dikelola dan hasilnya untuk kemakmuran rakyat. Ini niat kami,”katanya.

Dari Desa Mingkung Jaya Cek Endra bergeser ke Desa Mekar Jaya. Ia kembali menggelar pertemuan dengan tim pemenangan, di kediaman pak Tanggang, Dusun VB Kemenyan Jaya.

Dalam sambutannya, Cek Endra berharap Muaro Jambi menjadi lumbung suara. Haris leading.

“Kalau bisa menang tebal,”kata Cek Endra, disambut gemuruh tepuk tangan.

 “Kalau bisa mencapai 50 persen itu sudah bagus. Tolong kuasai TPS,”ujarnya.

Seperti di tempat sebelumnya, Cek Endra menyampaikan startegi merebut suara besar di TPS. Para tim tampak mendengar takzim.

“Tolong bergerak dor to dor. Terutama emak-emak. Karena CE-Ratu adalah pasangan yang satu-satunya ada keterwakilan perempuan, ibu Ratu . Ini kesempatan membela kaum hawa,”ujarnya.

“Insyallah apa saja program untuk kaum hawa, dan fokus mengangkat martabat kaum perempuan, akan diurus Bu Ratu,”imbuhnya.

Desa Mingkung Jaya

Cek Endra melanjutkan safari politiknya ke Desa Mingkung Jaya, Muaro Jambi. Ia menggelar tatap muka bersama barisan tim di rumah Mujianto.

Dia tokoh setempat yang ditunjuk Cek Endra sebagai koordinator Desa Mingkung Jaya. Sebelum memulai acara, Cek Endra dan rombongan sempat dijamu makan siang.

Kandidat Gubernur usungan Golkar-PDIP itu disuguhkan menu gulai bebek dan sayur pucuk ubi. Selepas zuhuran, pertemuan itu dimulai.

Cek Endra dan tim duduk menghampar beralas tikar plastik. Lokasi acaranya amat sederhana, di sebuah ruangan terbuka dengan dinding papan.

Mereka berdiskusi panjang lebar, utamanya menyangkut pesta demokrasi 9 Desember besok.

Membakar semangat tim, Subur, Korcam CE-Ratu wilayah sungai Gelam mengajak barisan tim sukses bekerja keras.

“Gaspollll untuk kemenangan CE-Ratu,”kata Subur, berapi-api.

Ia lantas membeberkan beberapa strategi untuk memenangkan CE-Ratu di TPS.

Abdul Latif, Ketua Tim pemenangan CE-Ratu Muaro Jambi yang turut mengiringi lawatan politik Cek Endra itu tak kalah berapi-api. Dengan intonasi keras, sambil menggoyang-goyang badan, Mantan Sekda Muaro Jambi itu menyebut Cek Endra adalah sosok Gubernur terbaik.

“Dia figur yang serius berbuat untuk rakyat. Orang yang paling peduli dengan kebutuhan rakyat,”ujarnya.

Abdul Latif menjamin pasangan CE-Ratu akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur, utamanya jalan berstatus Provinsi, yang kondisinya di Muaro Jambi sangat mengkhawatirkan.

Sementara Cek Endra dalam sambutannya memohon maaf baru bisa datang pasca pelantikan beberapa bulan lalu. Ia mengharap semua tim bergandengan tangan, agar CE-Ratu menjadi pemenang.

“Mulailah bergerak. Agar di semua TPS, kita unggul,”ujarnya.

Cek Endra langsung membeberkan sejumlah strategi memenangkan suara di TPS.

“Kunci kemenangan itu bekerja tulis Ikhlas. Semoga apa yang kita ikhtiarkan menjadi kenyataan, menjadi pemenang,”ujarnya.

“Kordes mulailah gerakkan dor to dor untuk mendata,”imbuhnya.

Ia haqqulyakin, bisa menang banyak di Sungai Gelam. Cek Endra juga mengingatkan agar tetap mematuhi aturan protokol kesehatan.

“Kabinet CE-Ratu akan menseriusi infrastruktur jalan menuju desa ini, yang kondisinya tidak bagus,”tegasnya.

Dalam waktu yang singkat itu, Cek Endra sedikit mengulas caranya membangun jalan dengan anggaran terbatas.

“Kita akan beresi jalan sungai Gelam ini dengan jalan investasi. Ini tergantung political Will seorang Gubernur. Insyallah, infrastruktur jalan di sungai Gelam ini akan jadi prioritas kami,”katanya.

Bupati Sarolangun itu kembali menyinggung bakal memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan provinsi, utamanya di Muaro Jambi, ketika terpilih kelak.

“Kami CE-Ratu punya skema keuangan yang baik, untuk bangun jalan yang mulus.Ini daerah penyangga kota. Kehidupan rakyatnya harus maju. Tak boleh lagi tertinggal,”jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Cek Endra berpesan jangan lupa selalu berdoa.

“Jangan sampai salah pilih. Mudah-mudahan kami diberi kepercayaan untuk mengemban amanah menjadi gubernur,”tegasnya.(Yazid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *